Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sebelum Hari Itu Tiba



Mazmur 90:12 mengingatkan kita bahwa kematian adalah tak terelakkan bagi setiap makhluk hidup. Tidak ada yang dapat menahan kedatangannya. Dalam ayat 3, kita ditegaskan bahwa manusia akan kembali menjadi debu saat Tuhan menginginkannya.

Sebelum hari itu tiba, pemazmur mengajukan doa dalam ayat 12: "Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana." Hati yang bijaksana menyadari beberapa hal penting.

Pertama, hidup manusia singkat (ayat 4-6). Kita tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan kepada kita untuk hidup dengan baik di hadapan Tuhan.

Kedua, hidup manusia memiliki batasnya (ayat 10). Meskipun kita tidak tahu kapan kematian akan menjemput, kita harus menyadari bahwa setiap detik kehidupan kita berharga dan memiliki akhir.

Menghadapi misteri akhir hidup, yang pasti adalah bahwa kita harus menjalani hidup ini dengan cara yang berkenan di hati Tuhan. 

Dengan menghargai waktu yang diberikan kepada kita dan hidup dengan bijaksana, kita dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi akhir dari perjalanan hidup ini dengan ketenangan dan kepercayaan.